Jember, tagarjatim.id – Rusaknya sejumlah jalan aspal di kawasan Jember selatan, tidak hanya dikeluhkan para pengguna jalan dan masyarakat. Hal ini juga menjadi sorotan dari Polres Jember.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, turun langsung untuk melakukan mitigasi pada jalur lintas selatan Jember.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dalam kegiatan tersebut, Bobby yang baru sekitar sepekan memimpin Polres Jember, turut didampingi oleh Kasat Lantas AKP B. Bagas Simamarta dan Kasi Humas Iptu Siswanto.

Mitigasi dilakukan di sejumlah titik rawan kecelakaan di jalur selatan yang diketahui memiliki kondisi bergelombang, dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan potensi risiko dan mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Jalan arah menuju Puger dari Rambipuji dan arah dari Kencong ini merupakan akses penting, namun ada beberapa titik yang kondisinya memprihatinkan dan dapat memicu kecelakaan,” ujar Bobby dalam keterangan tertulis kepada redaksi tagarjatim.id, Jumat (25/04/2025).

Alumnus Akpol tahun 2005 ini juga menegaskan bahwa Polres Jember akan berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk segera melakukan perbaikan dan pemasangan rambu-rambu peringatan di titik rawan.

Selain itu, Polres Jember juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, terutama pada malam hari atau saat hujan, karena kondisi jalan yang licin dan minim penerangan.

“Kami berharap, melalui mitigasi ini bisa memberikan perlindungan dan keselamatan kepada masyarakat,” tutur menantu mantan Ketua Umum PSSI Komjen Pol Moch Iriawan atau Iwan Bule ini.

Pantauan tagarjatim.id, sejumlah jalan yang kondisinya memprihatinkan itu kerap dilintasi oleh truk-truk bermuatan besar yang diduga melebihi kapasitas jalan.

Padahal, jalan tersebut merupakan jalur penting sebagai akses penghubung tidak hanya antar kecamatan di Jember, tetapi juga menuju kabupaten di luar Jember.

“Jalannya sering rusak, jarang sekali diperbaiki oleh pemerintah. Kasian pengguna jalan yang sering terjatuh di sini. Padahal rakyat selalu bayar pajak, tapi jalan rusak dibiarkan pemerintah,” tutur Rahmat, salah satu warga sekitar jalur rusak yang ada di jalur Puger- Rambipuji, saat diwawancarai tagarjatim.id pada Jumat (25/04/2025). (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H