Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mulai menyusun skema pembentukan Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini ditargetkan hadir di 390 desa dan kelurahan hingga pertengahan 2025.
Bupati Malang, Sanusi, mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
“Rapat koordinasi sudah dilakukan. Saya bentuk tim percepatan yang diketuai Pak Sekda,” ujar Sanusi, Jumat (18/4/2025).
Tim percepatan ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), serta para camat, kepala desa, dan lurah.
“Tim ini sekretariatnya di Dinas Koperasi. Anggotanya termasuk Bappeda dan kepala dinas terkait,” tambahnya.
Sanusi menargetkan pembentukan koperasi rampung pada Juni 2025. Saat ini, Desa Srigonco telah memulai pembentukan koperasi sebagai pilot project.
“Target kita, seluruh 390 desa dan kelurahan di Kabupaten Malang sudah punya koperasi Merah Putih pada Juni 2025,” kata Sanusi.
Program Kopdes Merah Putih dirancang sebagai wadah usaha rakyat yang juga berfungsi menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di tingkat desa. Selain itu, koperasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan potensi lokal.
“Nantinya jenis usaha koperasi akan menyesuaikan potensi masing-masing desa. Disepakati bersama saat pembentukan,” tutup Sanusi. (*)
Simak Video dibawah Ini:




















