Tagarjatim.id – Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Asahan, wafatnya Isa Almasih merupakan hari suci umat Kristiani yang diperingati sebagai Jumat Agung. Peringatan ini dimaksudkan untuk mengenang peristiwa Penyaliban Yesus, Wafatnya Yesus di atas kayu salib, dan Penguburan Yesus yang terjadi dua hari sebelum Paskah atau Hari Kebangkitan Yesus.

Menurut catatan Alkitab, Yesus dibawa ke hadapan Mahkamah Agama Yahudi dan diadili oleh Imam Besar Kayafas. Setelahnya, Yesus dibawa ke hadapan Pontius Pilatus, yang kemudian memvonis Yesus hukuman salib. Yesus disiksa, diolok-olok, dan pada akhirnya disalibkan di Bukit Golgota. Peristiwa ini disebut juga sebagai Jumat Agung karena hal tersebut terjadi pada Hari Jumat. Namun, mengenai tanggal masih belum diketahui pasti karena hingga kini masih belum ada dalam Alkitab.

Hari Wafatnya Isa Almasih juga termasuk dalam salah satu Hari Tri Suci. Hari Tri Suci sendiri merupakan rangkaian akhir Paskah yang terdiri atas Kamis Putih, Jumat Agung, dan Minggu Paskah.

Tradisi dalam memperingati Jumat Agung dapat bervariasi tergantung pada gereja atau budaya setempat. Berikut beberapa contoh tradisi yang dilakukan oleh umat Kristen dalam memperingati Jumat Agung:

1. *Prosesi Salib*: Beberapa gereja mengadakan prosesi salib, di mana umat Kristen membawa salib besar di sekitar gereja atau kota sebagai simbol pengorbanan Yesus.

2. *Ibadah Jalan Salib*: Beberapa gereja mengadakan ibadah jalan salib, di mana umat Kristen mengikuti jalur yang dilalui Yesus saat menuju Golgota, sambil berdoa dan merefleksikan pengorbanan Yesus.

3. *Pemberkatan dan Penghormatan Salib*: Beberapa gereja mengadakan pemberkatan dan penghormatan salib, di mana umat Kristen memberikan penghormatan kepada salib sebagai simbol pengorbanan Yesus.

4. *Puasa dan Pantang*: Beberapa umat Kristen melakukan puasa dan pantang pada Jumat Agung sebagai tanda berkabung dan penghormatan kepada Yesus.

5. *Ibadah Malam*: Beberapa gereja mengadakan ibadah malam pada Jumat Agung, di mana umat Kristen berkumpul untuk berdoa, menyanyi, dan merefleksikan pengorbanan Yesus.

6. *Penggunaan Simbol-simbol*: Beberapa gereja menggunakan simbol-simbol seperti salib, mahkota duri, atau warna ungu untuk menggambarkan pengorbanan Yesus dan makna Jumat Agung.

7. *Kunjungan ke Gereja*: Banyak umat Kristen mengunjungi gereja pada Jumat Agung untuk mengikuti ibadah khusus dan berdoa.

Jumat Agung memiliki makna yang sangat penting bagi umat Kristen, karena pada saat itu lah hari pengorbanan Yesus rela meninggalkan dunia dengan disalib dianggap sebagai pengorbanan untuk menebus dosa-dosa manusia, bentuk cinta kasih kepada Tuhan, serta harapan akan kebangkitan, di mana pada Jumat Agung umat Kristen mendapat kesempatan merefleksikan kebangkitan Yesus dan kehidupan kekal.

Jumat Agung atau Hari Wafatnya Yesus Kristus memiliki makna yang sangat penting bagi umat Kristen. Dengan memahami makna Jumat Agung, umat Kristen dapat meningkatkan iman dan kasih mereka kepada Tuhan. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H