Kabupaten Sidoarjo, tagarjatim.id – Bandara Internasional Juanda Sidoarjo resmi menutup Posko Angkutan Lebaran 2025 setelah beroperasi selama 17 hari. Selama periode tersebut, bandara yang menjadi gerbang utama transportasi udara di Jawa Timur ini mencatat lonjakan penumpang, penerbangan, hingga kargo yang signifikan.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyebutkan bahwa hampir satu juta penumpang dilayani selama masa posko berlangsung. Angka ini menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatat 700 ribu penumpang.

“Periode posko tahun ini kami berhasil melayani sebanyak 938.924 penumpang. Terjadi peningkatan baik jumlah penumpang, pesawat maupun pengiriman kargo,” kata Tohir, Minggu (13/4/2025).

Selama masa posko, terjadi peningkatan jumlah penumpang harian hingga 33 persen. Lonjakan ini disebut tak lepas dari tingginya minat masyarakat untuk pulang kampung lewat jalur udara dan berbagai upaya pelayanan yang dilakukan oleh pengelola bandara.

“Pendirian posko yang berlangsung selama 17 hari, yakni mulai Rabu (26/3) hingga Jumat (11/4), jumlah rata-rata penumpang harian meningkat 33 persen, dari 33 ribu meningkat 42 ribu penumpang per hari,” ujarnya.

Tak hanya penumpang, jumlah pergerakan pesawat juga meningkat drastis menjadi 6.029 penerbangan dari sebelumnya 4.707. Volume pengiriman kargo pun naik dua kali lipat dibandingkan periode lebaran 2024.

“Jumlah pergerakan pesawat mencapai 6.029 atau meningkat dibandingkan pada tahun lalu sejumlah 4.707 pergerakan pesawat. Begitupun juga pengiriman kargo, lanjut dia, juga mengalami peningkatan, dimana tahun ini mencapai 5.272 ton, sedangkan tahun sebelumnya 2.786 ton,” beber Tohir.

Selama masa angkutan Lebaran, tercatat 217 extra flight yang dilayani, mayoritas rute domestik dengan Bali sebagai destinasi favorit. Sementara untuk penerbangan internasional, Singapura dan Kuala Lumpur masih menjadi primadona.

Kini, setelah posko Lebaran resmi ditutup, Bandara Juanda tengah bersiap menghadapi musim haji. “Kami pastikan seluruh fasilitas, pengaturan flow jemaah, kendaraan hingga pengawalan sudah siap,” tandasnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H