Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Polres Malang mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2025 yang diprediksi terjadi pada Sabtu, 5 April 2025. Tim pengurai kemacetan telah disiagakan di titik-titik rawan, baik untuk arus balik maupun arus wisatawan menuju Kota Batu.

Kepala Pos Pelayanan Karanglo, Ipda Samsul Khoiruddin, mengungkapkan bahwa berdasarkan prediksi, puncak arus balik akan terjadi pada H+5 Lebaran, yang jatuh pada 5 April 2025.

“Kami siap memberikan pelayanan untuk kelancaran perjalanan masyarakat yang kembali lebih awal,” ujar Samsul pada Jumat (4/4/2025).

Untuk mengurangi potensi kemacetan, Polres Malang telah menurunkan tim pengurai di beberapa titik rawan, antara lain Karangploso, Kepuharjo, Masjid Kembar, kampus Institut Teknologi Nasional (ITN), dan persimpangan Karanglo.

“Kami juga memperhatikan arus wisatawan yang menuju Batu, yang diperkirakan turut menambah kepadatan di jalur utama,” tambahnya.

Berdasarkan laporan Posko Operasi Ketupat Semeru 2025, jumlah kendaraan yang masuk ke Kabupaten Malang melalui gerbang tol Singosari, Lawang, dan Pakis mencapai 11.190 unit hingga pukul 15.30 WIB pada hari Kamis (3/4/2025).

Sementara itu, jumlah kendaraan yang keluar tercatat sedikit lebih banyak, yaitu 11.319 unit.

Terpisah, Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati selama arus balik Lebaran 2025.

“Arus lalu lintas saat ini terpantau normal, namun kami tetap mengingatkan agar pengendara mematuhi rambu lalu lintas dan berhati-hati,” ujar Bambang.

Polres Malang juga mengoperasikan pos-pos pelayanan yang siap memberikan bantuan selama 24 jam.

“Kami siap membantu jika ada kebutuhan medis, informasi jalan, atau masalah teknis lainnya. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” tegas Bambang.

Dengan persiapan matang ini, diharapkan arus balik Lebaran dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan di Kabupaten Malang. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H