Kabupaten Sidoarjo, Tagarjatim.id – Suasana Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru, Sidoarjo mulai menunjukkan kepadatan penumpang pada H+4 Lebaran, Jumat (4/4/2025). Para pemudik yang sebelumnya merayakan Idulfitri di kampung halaman kini mulai kembali ke kota domisili masing-masing. Terminal terbesar di Jawa Timur itu pun kembali menjadi titik lalu lintas padat penumpang.

Berdasarkan data dari pengelola terminal, pada Kamis (3/4/2025) tercatat sebanyak 36.523 penumpang tiba dan berangkat melalui Terminal Purabaya. Jumlah ini menjadi indikasi awal lonjakan arus balik yang akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Sebagai perbandingan, angka ini jauh di atas rata-rata harian pada masa normal.

Hingga Jumat siang, bus-bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) terlihat mulai penuh. Banyak penumpang turun dan naik dalam waktu bersamaan, menyebabkan aktivitas terminal meningkat signifikan. Kondisi ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Senin (7/4/2025) mendatang.

“Saya baru saja datang dari Kediri, ini mau melanjutkan perjalanan ke Madura. Ini masih nunggu bus,” ujar pemudik, Ilham.

Ilham menyebutkan bahwa perjalanan dari Kediri kali ini cukup padat. Bus yang ia tumpangi sudah penuh sejak awal, meski ia masih beruntung mendapatkan tempat duduk.

“Jalurnya melalui tol, tapi sempat ada macet, jadi yang biasanya hanya satu jam, ini hampir dua jam,” jelasnya.

Mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak terminal mengklaim telah menyiapkan armada yang cukup. Rachul Trianomiyadi, Petugas Administrasi Terminal Tipe A Purabaya, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang telah diprediksi sejak awal.

“Jadi sesuai prediksi kami, arus balik mudik diprediksi terjadi sejak Jumat, 4 April hingga Senin, 7 April 2025,” katanya.

Selain penambahan armada, terminal juga menyiagakan personel untuk memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan penumpang. “Jadi kalau hari biasa hanya 20 ribu, prediksi puncak arus balik mudik bisa mencapai 50 ribu lebih penumpang. Dengan armada yang sudah kami siapkan sekitar dua ribu lebih bus,” tuturnya.

Sejumlah kota di Jawa Timur tercatat menjadi titik asal penumpang terbanyak, seperti Malang, Blitar, Tulungagung, Madiun, Pare, dan Kediri. Banyak di antara mereka merupakan pekerja dan pelajar yang akan kembali menjalani rutinitas di kota besar, khususnya Surabaya dan sekitarnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H