Kota Surabaya, tagarjatim.id – Lebaran menjadi momen istimewa bagi masyarakat Jawa Timur yang merantau untuk kembali ke kampung halaman. Pada tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan Jatim kembali menyelenggarakan program mudik gratis. Tak hanya melalui jalur darat, melainkan juga jalur laut.

Sedikitnya terdapat 4.000 pemudik yang diberangkatkan dari depan kantor Dishub Jatim di Jalan Ahmad Yani no.268, Surabaya menuju kampung halamannya masing-masing dengan menggunakan moda transportasi bus.

Kepala Dishub Jatim, Nyono, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung serta menekan angka kecelakaan lalu lintas. Sebanyak 100 bus telah disediakan untuk mengangkut pemudik ke 17 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dari seluruh tujuan, Kabupaten Ponorogo menjadi daerah dengan jumlah bus terbanyak, yaitu 17 unit. Sementara itu, Kabupaten Pacitan mendapat 15 bus, disusul Kabupaten Magetan dengan 12 bus.

“Kami berharap program ini dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada masyarakat dalam perjalanan mudik,” ujarnya, Sabtu (29/3).

Tak hanya jalur darat, Pemprov Jatim juga memfasilitasi mudik gratis melalui jalur laut. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya telah melepas keberangkatan ratusan pemudik dari Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Sebanyak 250 penumpang dan 150 kendaraan roda dua diangkut menggunakan Kapal Motor Penumpang (KMP) Wicitra Dharma I dengan tujuan Pulau Raas, Sumenep.

Menurut Gubernur Khofifah, program ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat bisa merayakan Idul fitri bersama keluarga di kampung halaman. “Kami ingin memastikan semua pemudik dapat pulang dengan selamat dan nyaman,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jatim juga mengadakan mudik gratis bagi warga perantauan di Jakarta. Wakil Gubernur Emil Dardak telah melepas keberangkatan 3.120 peserta dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Sebanyak 78 bus disiapkan untuk mengantar pemudik ke berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Jakarta-Pamekasan-Sumenep, Jakarta-Bojonegoro-Tuban-Lamongan-Gresik, dan Jakarta-Maospati-Madiun-Ponorogo.

Tak hanya memberikan fasilitas bagi pemudik, Pemprov Jatim juga menyediakan layanan pengangkutan kendaraan roda dua secara gratis.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim, Joko Irianto, bersama Kabid Lalin Dishub Jatim, Farid Susanto, telah memberangkatkan 143 kendaraan roda dua dari Surabaya. Kendaraan-kendaraan tersebut diangkut menggunakan truk menuju enam kabupaten/kota tujuan, yakni Banyuwangi, Jember, Ponorogo, Trenggalek, Madiun, dan Tulungagung.

Melalui program mudik gratis ini, Pemprov Jatim tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan bagi pemudik, tetapi juga mengurangi potensi kecelakaan di jalan raya. Dengan kerja sama berbagai pihak, program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mudik dengan lebih aman dan nyaman.

Gubernur Khofifah pun mengingatkan para pemudik untuk selalu menjaga keselamatan dan mengikuti aturan selama perjalanan. “Mari kita rayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga. Selamat mudik dan semoga perjalanan Anda lancar dan aman,” tutupnya. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H