Tagarjatim.id – Mendekati Lebaran pastinya banyak sekali keluarga yang mudik menggunakan kendaraan pribadi. Bahkan hingga malam haripun kepadatan transportasi mudik masih sangat tinggi. Hal ini yang kadang membuat supir atau pengendara menjadi lebih mudah lelah, kurang istirahat, dan tidak fokus dalam berkendara. Tak jarang dari mereka pasti akan mengalami microsleep.

Microsleep merupakan fase dimana seseorang tidur dikarenakan mengantuk tanpa sadar selama beberapa detik, di fase ini seseorang akan kehilangan kesadaran dan tidak dapat merespons terhadap rangsangan sensorik. Orang yang mengalami microsleep seringkali tidak menyadari bahwa mereka telah tidur, dan mungkin percaya bahwa mereka hanya kehilangan fokus sebentar.

Microsleep akan sangat berbahaya jika terjadi dalam situasi yang membutuhkan kewaspadaan penuh, salah satunya adalah saat mengemudi. Oleh karena itu memahami microsleep sangat berguna untuk membantu Anda dalam perjalanan mudik atau berkendara dengan aman.

Penyebab Microsleep

Penyebab utama microsleep adalah kurangnya waktu tidur seseorang, kualitas tidur yang buruk, dan kelelahan. Selain itu juga ada beberapa kondisi yang dapat memicu terjadinya microsleep.

1. Memiliki diagnosa seperti insomnia, sleep apnea, narkolepsi atau gangguan tidur lainnya yang dapat menjadi pemicu terjadinya microsleep

2. Kerja shift malam, hal ini menyebabkan pergeseran waktu tidur dan merusak kualitas istirahat seseorang

3. Mengonsumsi obat-obatan, efek dari beberapa obat tertentu kadang akan menyebabkan rasa kantuk hingga microsleep

4. Mengonsumsi alkohol, tentunya akan menjadi pemicu terjadinya microsleep karena hilangnya kesadaran secara berangsur-angsur.

 

Bagaimana Cara Menghindari Microsleep?

Cara terhindar juga cukup mudah dan memang seharusnya diterapkan, berikut beberapa cara menghindari microsleep untuk saat berkendara.

1. Tidur yang cukup, pastikan Anda memiliki waktu tidur yang cukup setiap malam, yaitu sekitar 7-9 jam untuk orang dewasa.

2. Mengonsumsi teh atau kopi, minuman ini dapat membantu anda menjaga agar Anda lebih waspada dan terjaga selama mengemudi, namun tetap konsumsi dalam batas wajar dan jangan berlebihan.

3. Menghindari berkendara pada waktu tidur, baiknya Anda dapat beristirahat di penginapan atau hotel pada waktu tidur, untuk memastikan kualitas atau waktu tidur Anda terpenuhi.

4. Bergantian saat mengemudi, jika memungkinkan Anda dapat menggunakan pengemudi tambahan agar bisa bergantian berkendara dan beristirahat.

Beberapa tips tersebut dapat Anda lakukan sebelum melakukan perjalanan mudik atau untuk memaksimalkan keamanan dan kenyamanan saat Anda berkendara.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H