Kota Batu, tagarjatim.id – Produk Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dari Kota Batu, kembali jajaki pasar ekspor. Produk tersebut adalah Keripik Sayur dan Buah dengan beragam varian yang di produksi oleh PT. Arjuna Triple Nine.
Pelepasan ekspor camilan anak sehat ke Singapura itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto di Ruko milik PT. Arjuna Triple Nine, Jl. Raya Dadaprejo, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, pada Senin (24/3/2025).
Ekspor Keripik sayur dan buah kali ini diketahui sudah ke sekian kalinya dilakukan PT. Arjuna Triple Nine. Dengan pendampingan Bea Cukai Malang dan Pemkot Batu, ditargetkan ada keberlanjutan pasar bagi produk lokal.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Batu Nurochman menyampaikan bahwa perluasan akses pasar menjadi fokus utama Pemkot Batu untuk membantu UMKM dan pertanian lokal. Sebab, hal tersebut yang memacu kualitas dan menjamin kepastian pendapatan bagi para pelaku usahanya.
“UMKM kita sudah punya kualitas, seperti, material bahan, packaging (kemasan) yang bagus. Tinggal membukakan market baru bagi UMKM. Potensinya luar biasa. Kita bentuk forum UMKM ekspor biar ditularkan dan menjadi penyemangat UMKM lainnya,” ujar Nurochman.
Pria yang disapa Cak Nur itu menerangkan, dengan agribisnis Kota Batu yang punya potensi besar, kemungkinan ekspor bisa diperluas. Dengan beragam produk yang ada, pembeli di pasar ekspor sejauh ini sudah menunjukkan respons yang baik dan mau untuk berkontrak.
“Sebagai sentra Hortikultura kita harus betul-betul back up lebih agar market bisa terus bertahan. Artinya MoU diusahakan agar ada ekspor terus menerus tidak hanya sekali. Sehingga menjadi rantai pasok. Karena ketika tidak siap suplainya, akan diisi oleh agen lain,” tegasnya.
Ekspor yang dilakukan oleh PT. Arjuna Triple Nine kali ini memberangkatkan sekitar 2.500 kilogram keripik sayur dan buah berlabel healthy yang diperuntukkan di Singapura untuk camilan anak sehat. Di mana ada tujuh varian produk dengan total 320 karton. Nilainya mencapai Rp 160 Juta dalam sekali pengiriman.(*)




















