Kabupaten Sidoarjo, tagarjatim.id – Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H, aktivitas di Bandara Internasional Juanda semakin padat. Lonjakan jumlah penumpang mulai terlihat sejak pertengahan Maret 2025, dipicu oleh harga tiket pesawat yang lebih terjangkau dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, durasi libur Lebaran yang lebih panjang turut mendorong peningkatan pergerakan masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Thohir, mengonfirmasi tren peningkatan jumlah penumpang ini saat meresmikan Posko Angkutan Udara di Terminal 1 (T1) dan Terminal 2 (T2) pada Jumat (21/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa harga tiket yang lebih murah dan masa liburan yang lebih panjang menjadi faktor utama meningkatnya antusiasme masyarakat untuk bepergian melalui jalur udara.

“Harga tiket lebih murah dari tahun kemarin. Yang kedua, waktu daripada liburan itu lebih panjang,” ujarnya.

Seiring dengan lonjakan jumlah penumpang, pihak bandara berupaya memastikan kenyamanan dan keamanan penerbangan dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Thohir menegaskan bahwa Bandara Juanda kini menjadi representasi wajah bangsa, di mana pengguna jasa dapat menikmati berbagai fasilitas dan layanan terbaik.

“Bandara sekarang sudah dinyatakan sebagai wajah bangsa. Pengguna jasa dapat menikmati pelayanan terbaik yang ada di Bandara Juanda,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik dan arus balik Lebaran, Posko Angkutan Udara Libur Lebaran 2025 akan beroperasi selama 22 hari, mulai 21 Maret (H-10) hingga 11 April (H+10).

Posko ini akan berfungsi sebagai pusat pemantauan pergerakan penumpang dan penyedia informasi bagi masyarakat. Bandara Juanda juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Satgaspam TNI AL dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya, guna memastikan kelancaran operasional bandara selama periode puncak mudik.

Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait seperti Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III, Lanudal Juanda, Perum LPPNPI, maskapai penerbangan, ground handling, Basarnas, BMKG, dan CIQ terus diperkuat. Langkah ini diambil untuk memastikan operasional bandara tetap berjalan tertib dan lancar di tengah meningkatnya jumlah penerbangan dan penumpang.

“Mulai hari ini posko di T1 maupun T2 sudah resmi kami buka dan operasionalkan beserta dengan petugasnya. Diharapkan posko ini dapat mengendalikan dan menciptakan penyelenggaraan angkutan udara yang selamat, aman, nyaman, tertib, lancar, dan teratur serta tetap memenuhi persyaratan dalam prosedur keselamatan penerbangan sekaligus berfungsi sebagai pusat informasi dan data sekaligus area pelayanan penumpang,” tutup Thohir. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H