Penulis : Dixs Fibrian
Malang, tagarjatim.com – Aliansi Mahasiswa Malang Raya, Jawa Timur menyerukan kepada masyarakat untuk mengikuti kegiatan Pemilu 2024 dengan aman dan damai. Mereka juga ingin pesta demokrasi pada 14 Februari 2024 berjalan jujur dan adil.
Ketua Aliansi Mahasiswa Malang Raya Ridha Rizky mengatakan untuk mencegah perpecahan sesama anak bangsa pada Pemilu 2024, mahasiswa di Malang sepakat turun gunung ke masyarakat untuk berkampanye pemilu damai. Para mahasiswa mengaku tidak ingin ada perpecahan di masyarakat hanya gara-gara beda pilihan.
“Pemilu ini hanya sebentar, jangan sampai kita pecah karena berbeda pilihan. Pesta demokrasi harus kita rayakan dengan segembira mungkin karena yang lebih mahal daripada pilihan panjenengan semua adalah persaudaraan kita sesama anak bangsa,”kata Ridha Rizky, saat dialog panggung demokrasi di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (27/1/2024).
Menurut Ridha, untuk mensukseskan Pemilu 2024, para mahasiswa juga akan mengajak masyarakat terutama anak – anak muda agar ikut mensukseskan pesta demokrasi dengan riang gembira serta mengajak mereka untuk datang ke TPS pada 14 Februari 2024 menggunakan hak pilihnya.”Selain mengkampanyekan pemilu damai, kami akan mengajak Millenial dan Gen Z untuk datang ke TPS pada 14 Februari 2024 menggunakan hak pilih dan ikut berkontribusi menentukan kondisi Negara Republik Indonesia 5 tahun kedepan,”tandasnya.
Ketua Mahasiswa Sumatera Utara se-Indonesia tersebut menambahkan di tahun politik ini, masyarakat berhati-hati agar tidak terprovokasi dari pihak – pihak atau golongan manapun yang berkepentingan dan berebut kekuasaan serta ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, dia menyatakan mahasiswa Malang akan melawan para provokator yang ingin merusak bangsa dan negara Indonesia.
“Saya mau ingatkan, lawan kita bersama adalah provokator perusak keharmonisan. Jika menemukan provokator yang akan memecah belah bangsa, kita lawan bersama,”ujarnya.
Aliansi mahasiswa Malang juga mengingatkan aparat kepolisian untuk netral di Pemilu 2024. “Uneg-uneg dari teman-teman akan kita sampaikan kepada Gakkumdu Pemilu 2024, kami meyakini netralitas aparat dalam Pemilu 2024 sehingga berjalan dengan jujur dan adil. Ayo kita kudu optimis terhadap demokrasi kita dan rajin memberikan kritik konstruktif. Indonesia Adem, Malang Adem dulur-dulurku,”pungkasnya.
Dialog demokrasi ini diikuti berbagai macam organisasi mulai kader HMI, GMNI, GMKI, KAMMI dan Gabungan Organisasi Daerah se-Malang Raya. (*)




















