Kota Batu, tagarjatim.id – Wali Kota Batu, Nurochman, dan Wakil Wali Kota, H. Heli Suyanto, bertemu Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mitra Arjuno di Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, pada Senin (17/3/2025). Pertemuan ini digelar untuk membahas pengembangan sektor pertanian dan peningkatan komoditas unggulan Kota Batu.
Dalam pertemuan ini, pemerintah dan para petani membahas strategi mempertahankan serta meningkatkan produksi apel, kopi arabika, alpukat, serta pengembangan bunga lily sebagai komoditas baru.
Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu program prioritas dalam 100 hari pertama kepemimpinannya. Ia mengapresiasi para petani yang telah berkontribusi dalam mempertahankan pertanian Kota Batu.
“Kota Batu telah mengekspor berbagai hasil pertanian dan produk UMKM, baik untuk pasar lokal maupun internasional. Kami berkomitmen untuk terus mendorong industri pertanian agar semakin maju,” ujarnya.
Ia juga meminta dukungan dari para petani agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dulkamar, penyuluh pertanian Desa Tulungrejo, menjelaskan bahwa Gapoktan Mitra Arjuno telah berdiri sejak 2007 dan menaungi 26 kelompok tani. Ia menyoroti pentingnya menjaga lahan apel yang kini tersisa 311 hektare.
“Kami berharap ada arahan dan strategi dari pemerintah agar ikon apel Kota Batu tetap terjaga dan pertanian terus berkembang,” katanya.
Sementara itu, Luki Budiarti, salah satu perwakilan petani, mengungkapkan harapannya agar pemerintah memberikan penghargaan kepada kelompok tani yang berprestasi. Ia juga meminta dukungan dalam proses perizinan usaha pertanian agar lebih mudah.
“Semoga lima tahun ke depan pertanian di Kota Batu semakin maju dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.(*)




















