Kota Surabaya, tagarjatim.id – Kodam V/Brawijaya dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan komitmen mereka dalam membangun pendidikan berbasis karakter melalui perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan ini menandai kelanjutan kerja sama dalam pembinaan di SMAN 5 Taruna Brawijaya dan SMAN 1 Taruna Pamong Praja.

Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Hayam Wuruk, Markas Kodam V/Brawijaya, Surabaya, pada Selasa (11/03/2025).

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, bersama Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, secara langsung menandatangani kesepakatan tersebut di hadapan pejabat utama Kodam dan perwakilan Dindik Jatim.

Mayjen TNI Rudy Saladin menekankan bahwa kerja sama ini tidak sekadar program formal, tetapi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing tinggi. Ia menyoroti pentingnya pendidikan karakter untuk menghadapi tantangan di era globalisasi, di mana arus informasi yang deras dapat mempengaruhi nilai-nilai kebangsaan dan disiplin generasi muda.

“Sinergi ini adalah upaya strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, semangat bela negara, serta integritas tinggi,” ujarnya.

Peraih Adhy Makayasa Akmil 1997 ini juga menambahkan bahwa pendidikan harus menjadi alat untuk membangun karakter kuat, bukan sekadar sarana transfer ilmu. Oleh karena itu, kolaborasi antara Kodam V/Brawijaya dan Dindik Jatim diharapkan dapat melahirkan pemimpin masa depan yang berkompeten dan berkontribusi bagi bangsa.

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, mengapresiasi keberlanjutan kerja sama ini. Ia menyatakan bahwa pendidikan berbasis ketarunaan yang diterapkan di dua sekolah tersebut telah terbukti memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa.

Dengan perpanjangan MoU ini, Kodam V/Brawijaya dan Dindik Jatim berkomitmen untuk terus memperkuat pendidikan berbasis kepemimpinan dan kebangsaan, sejalan dengan visi menciptakan generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H