Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Bupati Malang Sanusi, menggelar sidak harga dan stok Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Kepanjen pada Selasa (11/3/2025). Sidak dilakukan untuk memastikan harga dan ketersedian bahan pokok stabil.
Sanusi juga mengukur takaran beberapa minyak goreng seperti Minyakita dan beberapa merek lainnya. Hasilnya tidak ditemukan kecurangan takaran minyak goreng di pasar ini. Harga-harga bahan pokok di Pasar Kepanjen juga cenderung stabil. Sanusi juga melakukan pengukuran (tera) timbangan para pedagang.
“Dan timbangan yg kita uji petik ada beberapa tadi semuanya pas. Timbangan semua bagus, volume minyakita, fortuner dan folkano, bagus semua tidak ada kenaikan,” tegas Sanusi.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tetap akan mengelar Pasar Murah Ramadan 2025. Ditengah daya beli masyarakat yang mulai turun saat Ramadan 1446 Hijriah ini, pemerintah diminta untuk mencari solusi agar daya beli masyarakat kembali.
Sanusi menyampaikan Pemkab Malang akan menyelenggarakan Pasar Murah Ramadan 2025 untuk mendongkrak daya beli masyarakat. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada 17 Maret 2025 di Stadion Kanjuruhan.
“Dalam pasar murah ini kita siapkan beras 10 ton dengan harga terjangkau. Kemudian ada Minyakita dan sembako lainnya yang harganya murah,” terangnya.
Sanusi menyampaikan jika Pasar Murah Ramadan 2025 ini juga akan berbarengan dengan Festival Seni Islam tingkat SD dan SMP. Sehingga masyarakat juga bisa mendapatkan hiburan di sela-sela berbelanja.
Lebih lanjut, Sanusi menyampaikan jika ia pagi ini melakukan sidak harga dan stok Bahan Pokok Penting (Bapokting) di 3 lokasi diantaranya Bulog Kabupaten Malang, PT Subur Mitra Sukses Pakisaji, dan Pasar Kepanjen. Hasilnya Sanusi menyampaikan jika ketersediaan stok bahan pokok di Kabupaten Malang aman.
“Stok beras masih cukup ada 7 ribu ton dan gula ada 35 ton. Cukup, malah berasnya cukup 6 bulan kedepan kata Bulog,” pungkasnya.(*)




















