Kota Blitar, tagarjatim.id – Kasus perundungan yang menimpa siswi sebuah SMP di Kabupaten Blitar, mulai terkuak. Polisi telah menerima laporan dari korban, dan melakukan pemeriksaan serta visum.
Dari hasil pemanggilan terhadap para pelaku yang merupakan teman sekolah korban, diketahui motif perundungan yang dilakukan karena pelaku cemburu terhadap korban gara gara korban mem-follow akun media sosial pacar pelaku.
“Pemicunya adalah pelaku cemburu, karena korban mem-follow akun media sosial milik pacar pelaku,” terang Iptu Syamsul Anwar, Kasi Humas Polres Blitar Kota, kepada wartawan, Minggu (9/3/25).
Iptu Syamsul menambahkan, kasus ini terjadi pada 27 Februari lalu. Modusnya, pelaku mengajak dua temannya menjemput korban usai maghrib menggunakan satu motor. Mereka berboncengan 4 menuju warung di kawasan Ngaglik, Kecamatan Srengat.
Pelaku kemudian sempat meluapkan emosinya kepada korban, namun sempat diketahui warga dan pemilik warung. Para pelaku kemudian mengajak korban berpindah tempat, di jembatan Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon.
Aksi perundungan berupa makian kata-kata tak pantas, pemukulan hingga menendang korban berlangsung tanpa ada yang melerai. Sejumlah pelaku yang rata rata usia 14 tahun ini, juga mendokumentasikan aksi penganiayaan ini melalui kamera gadget mereka.
Awalnya, video kekerasan ini disimpan pelaku namun diunggah ke media sosial tiktok hingga akhirnya viral.
“Video ini viral setelah seorang pelaku mengunggahnya di media sosial tiktok. Polisi mendatangi korban dan akhirnya melaporkan kasus ini untuk diproses hukum,” imbuh kasi humas.
Korban didampingi ibunya menjalani pemeriksaan di ruang unit PPA satreskrim Polres Blitar Kota, Sabtu malam (8/3/25).
Sementara polisi juga akan mengusut untuk mengungkap pelaku, yang disebut ada tiga orang siswi. Sedangkan sejumlah remaja laki laki yang diduga juga merupakan teman pelaku, polisi masih belum memberikan keterangan lebih lanjut.
“Kita masih memeriksa korban, karena korban awalnya tak melaporkan kejadian ini ke orangtuanya. Sementara untuk pelaku nanti akan dilakukan pemanggilan,” pungkas Iptu Syamsul. (*)




















