Kabupaten Sidoarjo, tagarjatim.id – Sekelompok remaja yang hendak melakukan aksi perang sarung di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, berhasil diamankan warga sebelum situasi memanas. Mulanya, tiga remaja ditangkap saat mondar-mandir di sekitar Manyar, Sedati Agung. Namun, setelah dilakukan pencarian, total sembilan remaja berhasil diamankan dan diserahkan ke Mapolsek Sedati.
Menurut warga setempat, kelompok remaja ini diduga berencana menggelar perang sarung di wilayah Sedati Agung. Selain itu, mereka juga berkumpul untuk menonton balap liar sepeda onthel di kawasan Bypass Juanda. Aksi mereka menimbulkan keresahan, terlebih mereka sempat menantang warga sebelum akhirnya ditangkap.
“Sempat mondar-mandir di kampung dan bikin warga curiga. Mereka ternyata sudah janjian perang sarung,” kata Afif, salah seorang warga, Kamis (6/3/2025).
Setelah diamankan, diketahui beberapa dari mereka masih di bawah umur. Mereka juga mengaku telah terlibat perang sarung sebelumnya di kawasan Aloha. Warga yang geram dengan ulah mereka memilih untuk langsung menyerahkannya ke pihak kepolisian tanpa tindakan main hakim sendiri.
Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, membenarkan adanya sembilan remaja yang diamankan. Mereka kemudian diberikan pembinaan dan edukasi agar tidak mengulangi perbuatan serupa.
“Kami berikan sanksi pembinaan seperti membersihkan musala dan mengaji di Polsek. Orang tua, guru, serta perangkat desa juga kami panggil untuk membuat surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya.
Ia mengimbau para remaja untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif dan menghindari aktivitas yang dapat memicu keributan. “Jangan sampai hanya karena iseng, malah berurusan dengan hukum,” tandasnya. (*)




















