Kabupaten Malang, tagarjatim.id– Pada umumnya setiap lebaran tiba, sebagian orang ingin menukarkan uang baru untuk dijadikan sebagai tunjangan Hari Raya (THR) kepada anak-anak, kerabat, dan orang-orang terdekat.
Terkait penukaran uang baru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang memberikan pelayanan penukaran uang baru selama Ramadan tahun 2025 ini. Namun sayang, di Kabupaten Malang layanan penukaran uang hanya satu lokasi yakni di halaman Stadion Kanjuruhan
Penukaran yang digelar pada Rabu (5/3/2025) siang ini dibuka untuk 300 orang. Dan kuota tersebut langsung sold out. Sebab, antusias masyarakat akan kebutuhan uang pecahan baru dalam menyambut hari raya cukup tinggi.
Salah satu warga asal Pasuruan yang rela jauh-jauh ke Malang menyebut, dirinya hampir setiap hari ngecek di aplikasi resmi BI. Kemudian baru dapat penukaran uang berlokasi di Kabupaten Malang.
“Di akhir Februari itu sudah ramai. Jadi kita selalu cek lokasinya. Namun ketika di cek di lokasi itu selalu habis. Jadi harus cepat-cepatan,” kata Nani Rahmaniah saat dikonfirmasi di lokasi penukaran.
Nia menambahkan, sebenarnya besok BI membuka di Probolinggo, akan tetapi, di sana ia sudah tidak kebagian. Dan baru kebagian di Malang. Sehingga dirinya rela jauh-jauh menuju Malang demi bisa menukarkan uang.
“Tadi saya berangkat jam 08.00 pagi ke Malang. Uang ini untuk diri sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, Heru Cahyono selaku Kasir BI Malang mengatakan, penukaran uang ini tidak serta-merta orang bisa nukar sepuasnya. Ada ketentuan yang harus ditaati yakni, harus KTP asli, tidak boleh dititipkan. Kemudian satu KTP satu kali penukaran, dan tidak bisa ditukar berulang-ulang di sembarang tempat.
“Jadi tidak bisa ditukar berulang-ulang di Cheng ho misalkan. Tidak bisa di tukar di Probolinggo, Kraksaan dan sebagainya,” katanya.
Kemudian, satu KTP itu maksimal bisa ditukar Rp4,3 juta penukaran. Hal itu supaya meminimalisir good government antara kita dengan masyarakat dan juga agar tidak disalahgunakan.
Untuk di wilayah Kabupaten Malang sendiri, Heru menyebut hanya ada satu kali saja yakni di Stadion Kanjuruhan. “Besok kita adakan di alun-alun Kota Probolinggo. Tapi saya tegaskan lagi, di sini sama di alun-alun Kota Probolinggo itu sudah sold out,” ujarnya.
Namun masyarakat tidak perlu resah, sebab nanti ada lagi di masjid Muhammad Cheng ho tanggal 10 Maret 2025, terus alun-alun Kraksaan tanggal 11 Maret 2025. Kemudian alun-alun Kota Batu tanggal 12 Maret 2025 dan alun-alun Kota Pasuruan tanggal 13 Maret 2025. (*)




















