Kabupaten Malang, tagarjatim.id – Tim Rukyatul Hilal Kabupaten Malang gagal melihat hilal dalam pemantauan yang dilakukan di Gedung Pendopo Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Jumat (28/2/2025) sore. Cuaca berawan tebal menjadi kendala utama sehingga hilal tidak tampak hingga matahari terbenam.
Tim rukyatul hilal yang terdiri dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Malang, Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI), perwakilan Pemerintah Kabupaten Malang, serta para kiai turut hadir dalam pemantauan tersebut. Kepala BMKG Kabupaten Malang, Ma’muri, menjelaskan bahwa hasil rukyatul hilal di wilayah tersebut tidak membuahkan hasil karena langit tertutup awan tebal hingga matahari terbenam.
“Sampai matahari terbenam, kami tidak berhasil melihat hilal karena tertutup awan tebal. Namun, keputusan awal Ramadan tetap akan ditentukan oleh Kementerian Agama pusat,” ujar Ma’muri dalam konferensi pers.
Berdasarkan pantauan dari 32 lokasi rukyatul hilal di seluruh Indonesia, sebanyak 20 titik melaporkan tidak melihat hilal. Sementara itu, pemantauan di wilayah barat Indonesia, termasuk Banda Aceh, melaporkan keberhasilan melihat hilal. Dengan demikian, Menteri Agama RI resmi mengumumkan bahwa 1 Ramadan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Keputusan ini menjadi dasar bagi umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa Ramadan sesuai hasil sidang isbat yang digelar oleh pemerintah.(*)




















