Kota Batu, tagarjatim.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu, menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan dan sarana penunjang demi kenyamanan masyarakat maupun wisatawan dalam menyongsong Ramadan dan Lebaran tahun 2025.

Kepala Dinas PUPR, Alfi Nurhidayat mengungkapkan, semua penataan dan peningkatan infrastruktur untuk persiapan mendukung kenyamanan mobilitas selama Ramadan dan Lebaran kini tengah dikebut.

Perbaikan itu di antaranya berada di seputaran Jalan Imam bonjol, Jalan WR Supratman, Jalan Dewi sartika dan Jalan Panglima Sudirman. Selain itu juga akan di kerjakan pula perbaikan di seputaran Jalan Metro dan Jalan Trunojoyo.

“Untuk persiapan menyongsong Ramadhan dan Lebaran, kini kita kebut pengerjaannya. Nanti ke depan juga di ruas lainnya seperti Jalan Suropati kita garap juga,” kata Alfi pada Jumat (28/2/25).

Alfi menegaskan, perbaikan ini merupakan bentuk pelayanan Pemerintah Kota Batu untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dan wisatawan merasa aman dan nyaman pada saat menjalankan ibadah puasa Ramadan dan pada saat Lebaran.

“Sekaligus ini sebagai antisipasi pada musim mudik lebaran nantinya. Kita pastikan semuanya aman, masyarakat maupun wisatawan juga kita pastikan nyaman,” tegas Dia.

Pengerjaan infrastruktur ini dilakukan DPUPR Batu mulai sebelum puasa sampai sebelum Hari Raya Idul Fitri 2025. Targetnya, sebelum diberlakukannya Operasi Ketupat yang biasa diadakan sebelum Idul Fitri, sudah tidak ada lagi jalan berlubang, drainase rusak dan Grill yang ambles.

“Termasuk nanti Grill yang ambles di Suropati itu nanti sebelum Lebaran akan kita selesaikan menggunakan Top Bottom Box Culvert,” imbuhnya.

Sementara mengenai jalur alternatif, lanjut Alfi, pihaknya juga akan melakukan perawatan agar nantinya bisa dimaksimalkan, termasuk penerangan jalan umum. Pihaknya juga akan berkoordinasi lintas OPD (Dinas Perhubungan) untuk melengkapi sarana rambu-rambu jalan yang dibutuhkan.

“Jalan alternatif ini sudah ada tetapi kurang dimanfaatkan karena kurang sosialisasi masyarakat dengan rambu-rambu pengarah yang masih kurang,” tambahnya.

Adapun beberapa jalur Alternatif yang dimaksud adalah jalur Sisir-Pandanrejo, Torongrejo-Mojorejo, Mojorejo-Pendem dan Sumberejo-Songgokerto.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H