Magetan, tagarjatim.id – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalur Penghubung Magetan-Madiun, Jawa Timur, pada Jumat (21/2/2025) siang. Peristiwa ini mengakibatkan seorang ibu rumah tangga meninggal dunia di lokasi, sementara anaknya yang masih duduk di bangku kelas 3 SD mengalami luka parah.

Kecelakaan bermula saat sebuah minibus yang melaju dari arah Madiun menuju Ngariboyo berusaha menyalip kendaraan di depannya. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan muncul dua sepeda motor, salah satunya dikendarai oleh korban, Nur (36), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Magetan, yang berboncengan dengan anaknya.

Saat memasuki tikungan, minibus tersebut diduga hilang kendali hingga menabrak dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras menyebabkan kedua motor rusak parah, sementara minibus terguling ke dalam parit sedalam tiga meter.

“Yang menyalip ini mobil, kecelakaannya melibatkan tiga kendaraan, dua sepeda motor dan satu mobil. Korbannya tiga orang, satu meninggal dunia,” ujar seorang saksi mata, Arif.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan, Iptu Sulanjar, membenarkan bahwa kecelakaan ini melibatkan satu unit minibus dan dua sepeda motor.

“Nur meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya. Sementara anaknya yang berusia 9 tahun mengalami patah tulang kaki serta luka di wajah dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan” jelas Sulanjar.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. (*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H