Kota Batu, tagarjatim.id – Musibah kebakaran terjadi di Museum dan Galeri Seni yang berada di jalan Sultan Hasan Halim, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (15/2/2025) sekira pukul 17.15 WIB.
Kapolsek Batu, AKP Anton Hendry, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi.
“Iya benar, kejadiannya tadi sekitar jam 5 sore. Kami dari Polsek Batu dan Satreskrim langsung kesana setelah dapat laporan,” katanya saat dihubungi.
Peristiwa itu, kata Anton, berawal dari laporan masyarakat sekitar dan pekerja di museum. Beruntungnya, museum sedang tutup saat kejadian, sehingga tidak ada orang yang berkunjung.
“Tadi saat kejadian itu disana tidak ada orang berkunjung karena museum sedang tutup. Hanya ada sejumlah orang yang sedang latihan menari tapi tidak didalam gedung. Nah, orang yang latihan menari itu yang lapor ke pekerja dan akhirnya diteruskan ke Damkar dan Polsek,” tuturnya.
Anton menambahkan, api pertama kali diketahui muncul pada bagian belakang gedung museum. Tepatnya, pada bagian panel yang berada di sekitar gudang.
“Dari laporan, api itu pertama muncul di panel listrik dalam gudang. Secara cepat api itu langsung membesar,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak pemadam kebakaran menerjunkan sebanyak 4 unit mobil pemadam untuk menjinakkan si jago merah. Api kemudian bisa dipadamkan usai petugas melakukan pemadaman selama 2 jam.
“Tadi ada sekitar 4 unit damkar yang diterjunkan. Prosesnya tadi selama 2 jam, petugas melakukan pemadaman dan pembasahan. Kebakarannya sudah padam sekira pukul 7 malam tadi,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab dari kebakaran tersebut. Namun, Polisi menduga kebakaran itu dikarenakan korsleting listrik yang berada di panel tersebut.
“Petugas tadi dari polsek, dan reskrim terjun kesana cek lokasi dan penyelidikan. Ya sampai sekarang masih belum diketahui penyebab pastinya apa. Tapi, kami menduga ada korsleting listrik,” urainya.
Meski tidak ada korban, namun kerugian akibat peristiwa itu ditaksir mencapai Rp 300 juta.(*)




















