Kota Batu, tagarjatim.id – Kebijakan efisiensi anggaran Presiden RI Prabowo Subianto dipastikan tidak akan mempengaruhi kualitas pendidikan di Kota Batu. Pemerintah Kota Batu, menjamin bahwa peningkatan kualitas SDM di Kota Batu masih akan jadi prioritas.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menegaskan, bahwa kebijakan efisiensi anggaran hanya akan diarahkan pada belanja-belanja daerah. Ia juga berkomitmen kebijakan tersebut tidak akan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Inti dari kebijakan efisiensi belanja itu lebih pada output yang kurang mendukung. Artinya, kebijakan efisiensi nanti akan dialokasikan untuk program-program yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya yang prioritas adalah peningkatan SDM di dunia pendidikan,” ungkap Aries, Jumat (14/2/2025).

Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M. Chori. Dia mengatakan jika saat ini pihaknya tengah mengidentifikasi belanja-belanja yang kurang efisien sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

“Misalnya, perjalanan dinas akan dipotong 50 persen, belanja alat tulis kantor (ATK) dipangkas sampai 90 persen hingga belanja terkait rapat dan kegiatan seremonial juga akan dikurangi. Tapi untuk kebutuhan sekolah dan program peningkatan SDM tidak akan dikurangi,” tuturnya.

Lebih lanjut, M. Chori memastikan kebijakan efisiensi akan ditindaklanjuti dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwali) pasca pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) rampung.

“Langkah ini sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat yang menitikberatkan pada pembangunan dan perbaikan sarana prasarana sekolah,” imbuh Dia.

Dengan realokasi anggaran yang difokuskan pada sektor pendidikan, Pemerintah Kota Batu optimistis kualitas pendidikan dan SDM di wilayah tersebut tetap dapat ditingkatkan meskipun dilakukan efisiensi anggaran.(*)

isra mi'raj nabi muhammad saw 1447H